11 Juli 2009

Bekal (persiapan) bagi akhwat membina keluarga.

Posted in Muslimah pada 5:21 pm oleh Kartino

Postingan bagus,lengkap dan menyeluruh, terutama untuk ukhti2 yang bersiap ke pelaminan (biarpun belum mau/belum pengen, suatu hari, you’ll get there, prepare now is better than late, is’n it???).

 Untuk Saudariku di bumi Allah yang Semoga Rahmat Allah  atas kalian semua. . .

 SUPER WOMAN  . . . mungkin itulah yang tepat disematkan kepada para wanita sejati  impian manusia. Wanita yang sukses dalam karier, dan pendidikan,  sekaligus melahirkan anak-anak brilian dalam lingkungan rumah tangga  yang serasi. Mereka dituntut mampu berkiprah dalam bidang sosial,  ekonomi, politik dan sebagainya. Namun tetap menyandang kewajiban rumah  tangga.

Islam sendiri memberikan begitu banyak peluang terhadap  pengembangan potensi wanita, karena sebagai manusia wanita mempunyai  banyak potensi yang sangat berguna. Potensi kecerdasan, kelembutan  sikap, sensitifitas rasa, manajemen yang baik, keteraturan, hingga  jumlah yang banyak.

Sejarah telah membuktikan bahwasanya banyak  wanita yang telah mengubah sejarah dunia. Sebut saja Marie Curie dan  Margareth Teacher. Dalam Islam pun telah kita ketahui sepak terjang  Aisyah, Khansa, Ummu Sulaim, Fattimah Azzahra, Rabi’atul ‘Adawiyah  sampai ke Zainab Al Ghazali. Read More

Iklan

25 Mei 2008

Keutamaan Hijab

Posted in Muslimah pada 6:48 am oleh Kartino

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya):

“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)
Hijab Itu Adalah Ketaatan Kepada Allah Dan Rasul

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya): “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya): “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53) Readmore……

21 April 2008

Penantian…

Posted in Muslimah pada 12:49 pm oleh Kartino

Pada hakikatnya kehidupan ini adalah sebuah penantian. Seorang pelajar: menanti selesainya peperiksaan dan pengumuman keputusan dengan penuh debaran. Seorang pesakit: dengan penuh harapan menuggu penyakitnya sembuh. Pasangan yang sedang bertunang: cemas menantikan saat diijabkabulkan. Ibu yang sarat hamil: tertunggu-tunggu bilakah ketikanya ia akan bersalin. Orang tua yang menunggu anaknya sedang membesar: penuh dengan tandatanya “Apa yang akan terjadi pada anak-anak aku apabila dewasa kelak?” Kesimpulannya: semua orang sedang menjalani masa penantian dalam kehiduapnnya hinggalah nyawaynya berpisah dari jasad kelak.

Bagi seorang gadis pula, ada masa penantian yang seringkali menimbulkan suasana panik Yaitu menanti jodoh. Jodoh, maut dan rezeki adalah ketentuan serta kehendak Allah semata-mata. Tidak ada sedikit pun hak manusia untuk merampas ketentuan tersebut. Namun telah menjadi tabiat manusia, ada kalanya ia terlupa dengan janji Allah. Apatah lagi apabila mereka terus-menerus “diburu” dengan persoalan “Bila lagi nak makan nasi minyak?” Apa yang hendak dijawab….??? Sedangkan jodoh yang dinantikan tidak juga kunjung tiba.
readmore….

14 April 2008

Sepuluh Wasiat bagi Wanita Muslimah

Posted in Muslimah pada 6:56 am oleh Kartino

Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al Farih

Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan.

Wahai wanita mukminah!

Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridla Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu.

Wasiat Pertama: Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat

Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!!
Readmore

2 Maret 2008

Berkhidmat Pada Suami

Posted in Muslimah pada 2:49 pm oleh Kartino

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah

Pulang dari bekerja, semestinya adalah waktu untuk beristrirahat bagi suami selaku kepala rumah tangga. Namun banyak kita jumpai fenomena di mana mereka justru masih disibukkan dengan segala macam pekerjaan rumah tangga sementara sang istri malah ngerumpi di rumah tetangga. Bagaimana istri shalihah menyikapi hal ini?
Pulang dari bekerja, semestinya adalah waktu untuk beristrirahat bagi suami selaku kepala rumah tangga. Namun banyak kita jumpai fenomena di mana mereka justru masih disibukkan dengan segala macam pekerjaan rumah tangga sementara sang istri malah ngerumpi di rumah tetangga. Bagaimana istri shalihah menyikapi hal ini?

Salah satu sifat istri shalihah yang menandakan bagusnya interaksi kepada suaminya adalah berkhidmat kepada sang suami dan membantu pekerjaannya sebatas yang ia mampu. Ia tidak akan membiarkan sang suami melayani dirinya sendiri sementara ia duduk berpangku tangan menyaksikan apa yang dilakukan suaminya. Ia merasa enggan bila suaminya sampai tersibukkan dengan pekerjaan-pekerjaan rumah, memasak, mencuci, merapikan tempat tidur, dan semisalnya, sementara ia masih mampu untuk menanganinya. Sehingga tidak mengherankan bila kita mendapati seorang istri shalihah menyibukkan harinya dengan memberikan pelayanan kepada suaminya, mulai dari menyiapkan tempat tidurnya, makan dan minumnya, pakaiannya, dan kebutuhan suami lainnya. Semua dilakukan dengan penuh kerelaan dan kelapangan hati disertai niat ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan sungguh ini merupakan bentuk perbuatan ihsannya kepada suami, yang diharapkan darinya ia akan beroleh kebaikan. readmore…..

Laman berikutnya