07.11.09

Kewajiban dan Hak Suami – Istri dalam Pernikahan

Ditulis dalam Pernikahan & Keluarga Muslim pada 5:56 pm oleh Kartino

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh…Saudaraku seiman mikmin dan mukminat yang semoga Rahmat Allah atas kalian semua…

Mengambil dari pengalaman oribadi,referensi buku,Kajian ilmiah yang pernah saya ikuti serta sumber lainnya dari internet.Dalam runutan materi ini dimulai dari Khutbah pada shalat Jum’at.Spesifik yag dibahas pad awaktu itu tentang keluarga dan pernikahan.

Sang Imam membacakan Hadist dan ayat Al-Quran, dan selain itu, hal yang berkaitan dengan meninggalnya Khalifah Utsman Bin Affan.

Pada hadist pertama, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Seorang perempuan dipertimbangkan untuk dinikahi karena empat hal: kekayaannya, pengaruhnya, kecantikannya atau agamanya. Utamakanlah perempuan dengan agamanya, karena jika tidak engkau tidak akan memperoleh apa-apa kecuali debu.”

Pada hadist kedua, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Muslim yang paling sempurna imannya adalah yang perilakunya paling baik, dan yang terbaik diantara kalian adalah yang perilakunya paling baik pada istri-istrinya.”

Pada hadist ketiga, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Dalam Iman, muslim yang paling taat adalah yang berperilaku paling baik, dan yang terbaik diantara kalian adalah yang berperilaku paling baik pada istri-istrinya.”

Pada hadist keempat, “Siti Aisyah ditanya, ‘Apa yang Nabi Muhammad kerjakan di rumah?” Aisyah menjawab, ‘Nabi membantu anggota keluarga, dan apabila waktu sholat tiba, Nabi bergegas menunaikan sholat.’”

Read More…

Kenapa Seorang Wanita Mau Menikah????

Ditulis dalam Pernikahan & Keluarga Muslim pada 5:34 pm oleh Kartino

Berbagi sedikit tentang keluarga,dibawah ini pembahasan ditekankan pada kewajiban seorang pria, namun, sebenarnya dalam Islam pria dan wanita mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan proporsi tertentu sesuai fitrah kelaminnya. maka kalau pria harus menghormati akad nikah yang dia ucapkan, maka wanita juga harus menghormati keputusannya sendiri untuk menerima seorang laki2 yang sudah bersedia membuat mitsaq ghalizh dengannya.

Akad Nikah

Allah ta’ala berfirman,

“Dan jika kamu ingin mengganti istrimu dengan istri yang lain,sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antaramereka hartayang banyak, makajanganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikit pun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata? Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami istri? Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat. ” (an-Nisa’: 20,21)

Tercantum dalam Tatsir ath-Thabari, …Dari Qatadah mengenai firman Allah, “Dan mereka telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat”, katanya, “Perjanjian yang kuat yang diambilkan Allah untuk para wanita, rujuk kembali dengan cara yang makruf atau menceraikan dengan cara yang baik, dan hal itu (perjanjian yang kuat) terdapat di dalam akad kaum Mushmin pada waktu akad nikah, ‘Demi Allah, kamu harus benar-benar menahannya dengan cara yang makruf dan menceraikan (kalau menceraikan ) dengan cara yang baik.’…. Dan dari Mujahid, “Dan mereka telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat”, dia berkata, “Yaitu kalimat nikah untuk menghalalkan kemaluan mereka. ..” Read More…

Bekal (persiapan) bagi akhwat membina keluarga.

Ditulis dalam Muslimah pada 5:21 pm oleh Kartino

Postingan bagus,lengkap dan menyeluruh, terutama untuk ukhti2 yang bersiap ke pelaminan (biarpun belum mau/belum pengen, suatu hari, you’ll get there, prepare now is better than late, is’n it???).

 Untuk Saudariku di bumi Allah yang Semoga Rahmat Allah  atas kalian semua. . .

 SUPER WOMAN  . . . mungkin itulah yang tepat disematkan kepada para wanita sejati  impian manusia. Wanita yang sukses dalam karier, dan pendidikan,  sekaligus melahirkan anak-anak brilian dalam lingkungan rumah tangga  yang serasi. Mereka dituntut mampu berkiprah dalam bidang sosial,  ekonomi, politik dan sebagainya. Namun tetap menyandang kewajiban rumah  tangga.

Islam sendiri memberikan begitu banyak peluang terhadap  pengembangan potensi wanita, karena sebagai manusia wanita mempunyai  banyak potensi yang sangat berguna. Potensi kecerdasan, kelembutan  sikap, sensitifitas rasa, manajemen yang baik, keteraturan, hingga  jumlah yang banyak.

Sejarah telah membuktikan bahwasanya banyak  wanita yang telah mengubah sejarah dunia. Sebut saja Marie Curie dan  Margareth Teacher. Dalam Islam pun telah kita ketahui sepak terjang  Aisyah, Khansa, Ummu Sulaim, Fattimah Azzahra, Rabi’atul ‘Adawiyah  sampai ke Zainab Al Ghazali. Read More

06.02.09

Meniti Membangun Rumah Tangga

Ditulis dalam Pernikahan & Keluarga Muslim pada 3:23 pm oleh Kartino

Ketika usia beranjak dewasa, pernikahan merupakan momen yang dinanti. Ingin segera mengganti status diri. Bosan menjadi seorang lajang. Tiada sanggup lagi hidup dalam kesendirian. Kesendirian menciptakan suasana sepi. Merasa sunyi berada diatas bumi. Ada ruang kosong didalam hati yang harus terisi. Hampa, karena belum menemukan cinta sejati. Cinta yang datang dari seorang kekasih. Kekasih yang berani mengikat janji. Janji dalam ikatan yang suci.

Menunggu, bosan terus menunggu. Penantian yang panjang. Selalu diliputi ketidakpastian. Kapan penantian ini akan berakhir. Hati selalu bimbang. Kepasrahan yang disertai kecemasan. Cemas, mengharap jodoh itu datang. Selalu termenung, dan termenung. Dihinggapi sepi walau ditengah keramaian. Kegelisahan tak juga lepas. Waktu terus berputar. Umur kian menua. Takut jika celaan itu datang. Resah tak kunjung naik pelaminan. Read More…

05.21.09

Menuju Kehamilan yang Sehat

Ditulis dalam Pernikahan & Keluarga Muslim pada 3:01 pm oleh Kartino

Kata “hamil” bagi anda yang belum pernah mengalaminya mungkin membuat anda merasa penasaran. Dr. Wiku Andonotopo mengatakan, secara medis, kehamilan dimulai dari proses pembuahan sel telur wanita oleh spermatozoa dari pihak pria. Sel telur yang dibuahi akan berkembang jadi bakal embrio yang kemudian akan menjalani pembelahan sampai menjadi embrio. Bakal janin ini lalu akan menempel di selaput lendir rahim, yang terletak di rongga rahim. Setelah semua ini terjadi, Anda bisa dibilang telah “resmi” hamil.

Untuk mengetahui usia kehamilan Anda, Anda harus mengingat hari pertama haid terakhir yang dialami. Dari situ akan bisa dihitung berapa usia kehamilan dan kapan kira-kira Anda akan melahirkan sang bayi. Biasanya para dokter menggunakan rumus Naegele, yaitu hari pertama haid terkahir ditambah 7, bulan dikurangi , lalu pada anga tahun ditambah 1.

Gejala pertama kehamilan yang akan Anda alami adalah berhentinya siklus haid normal. Kebanyakan ibu hamil akan mengalami mual dan muntah, akibat mulai berpengaruhnya aktivitas hormon-hormon yang muncul dalam kehamilan. Seperti human chorionic gonadotropin (heg). Hormon inilah yang dijadikan tolak ukur tes kehamilan pada beberapa test pack yang tersedia di pasaran.

Gejala lainnya adalah berkurangnya nafsu makan, mengidam, kelelahan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, mengalami sembelit, dan kemungkinan Anda akan mengalami perdarahan berbercak dalam kurun waktu sampai 5 minggu usia kehamilan. Hal itu normal dan tak perlu dicemaskan, karena embrio saat itu sedang mengalami proses perlekatan di dinding selaput rahim. Walaupun begitu, sebaiknya Anda segera konsultasikan pada dokter. Kehamilan yang sehat adalah bagaimana Anda dapat menjaga diri Anda dan calon bayi. Dengan olahraga kehamilan dan pola makan yang teratur dapat membantu anda menuju proses melahirkan yang lancar. Sebelum menuju kehamilan itu sendiri, ada baiknya mulai sekarang Anda harus menyiapkan mental Anda dan mulailah dengan menjalani pola hidup sehat.

Persiapkan diri untuk menjalani itu semua,Insya Allah

Dapatkan baraqah dari setiap prosesnya.

Halaman berikutnya